Sekali lagi, hari ini (11/1) ku me-rapat
kembali di tanah angin mamiri, makasar.
Suasana bandara yang rame, angin sejuk
yang berhembus, tulisan BANDAR UDARA
INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN yang masih sama untuk tak membuat kami tergiur
mengabadikan diri. Sungguh, angin perjuangan itu kembali berhembus, menerawang
jauh pada kejadian sekitar 3 tahun lalu, desember tahun 2009. Hmm,...
serasa baru saja terjadi kemarin.



